Yogyakarta, 31 Januari 2026 — Telah dilaksanakan Pelatihan Preceptorship & Mentorship bagi Pembimbing Klinik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang diselenggarakan secara daring (online) pada tanggal 28–31 Januari 2026. Pelatihan ini diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari institusi pendidikan kesehatan, rumah sakit, hingga dinas kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi pembimbing klinik dalam melakukan bimbingan praktik kepada mahasiswa maupun tenaga kesehatan, sehingga proses pembelajaran klinik dapat berjalan secara lebih terarah, efektif, dan berkualitas. Peran pembimbing klinik menjadi sangat penting dalam menjembatani teori yang diperoleh di institusi pendidikan dengan praktik nyata di fasilitas pelayanan kesehatan.
Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif terkait konsep dan implementasi preceptorship dan mentorship dalam praktik klinik, di antaranya:
• Konsep dasar preceptorship dan mentorship dalam pembelajaran klinik
• Peran dan tanggung jawab pembimbing klinik di fasilitas pelayanan kesehatan
• Strategi pembelajaran klinik yang efektif bagi peserta didik
• Teknik komunikasi dan pendekatan pembimbingan yang suportif
• Metode supervisi, monitoring, dan evaluasi proses pembelajaran klinik
• Penyusunan rencana pembimbingan klinik yang sistematis dan terstruktur
Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui metode pemaparan materi, diskusi kelompok, studi kasus, serta simulasi pembimbingan klinik. Para fasilitator yang berpengalaman di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan memberikan berbagai contoh praktik terbaik dalam proses pembimbingan klinik di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi, berbagi pengalaman dari instansi masing-masing, serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembimbingan klinik. Suasana pelatihan berlangsung dinamis, komunikatif, dan kolaboratif, sehingga memberikan ruang pembelajaran yang produktif bagi seluruh peserta.
Kesan dan Pesan Peserta
Salah satu peserta menyampaikan kesannya,
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pembimbing klinik. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi di lapangan dan memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana melakukan pembimbingan klinik yang efektif.”
Peserta lainnya juga menambahkan,
“Melalui pelatihan ini kami semakin memahami pentingnya peran mentor dan preceptor dalam membimbing peserta didik di fasilitas pelayanan kesehatan. Banyak strategi pembelajaran yang dapat langsung kami terapkan di tempat kerja.”
Secara umum, peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru serta peningkatan keterampilan dalam melakukan pembimbingan klinik, khususnya dalam membangun komunikasi yang efektif, memberikan umpan balik yang konstruktif, serta menciptakan lingkungan belajar klinik yang kondusif.
Dengan terselenggaranya Pelatihan Preceptorship & Mentorship bagi Pembimbing Klinik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dalam proses pembimbingan klinik di instansi masing-masing, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan serta mutu pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan.