Yogyakarta, 28 Maret 2026 — Diklat Hanacaraka Training Center Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Manajer Pelayanan Pasien (MPP) bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (STARKES) yang dilaksanakan secara daring (online learning) pada tanggal 25–28 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 8 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri dari tenaga kesehatan dan dokter yang berperan dalam pelayanan pasien di rumah sakit.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam menjalankan peran sebagai Manajer Pelayanan Pasien (MPP), khususnya dalam mengoordinasikan pelayanan pasien secara efektif, terintegrasi, dan berkesinambungan sesuai dengan standar akreditasi rumah sakit yang berlaku.
Peran MPP menjadi sangat penting dalam memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, dan berfokus pada kebutuhan pasien, mulai dari proses admisi hingga pasien pulang dari rumah sakit.
Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif terkait peran dan fungsi MPP dalam pelayanan kesehatan, di antaranya:
· Konsep dasar Manajer Pelayanan Pasien (MPP) dalam sistem pelayanan rumah sakit
· Peran dan tanggung jawab MPP sesuai standar akreditasi STARKES
· Koordinasi pelayanan pasien lintas profesi dan unit pelayanan
· Manajemen alur pelayanan pasien (patient flow) yang efektif dan efisien
· Teknik komunikasi efektif dalam koordinasi pelayanan pasien
· Monitoring, evaluasi, dan dokumentasi pelayanan pasien
· Penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan dalam manajemen kasus pasien
Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui metode pemaparan materi, diskusi, studi kasus, serta simulasi peran MPP dalam menangani alur pelayanan pasien di rumah sakit. Para fasilitator yang berpengalaman memberikan berbagai contoh praktik terbaik yang dapat diterapkan langsung di lingkungan kerja peserta.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi, berbagi pengalaman dari tempat kerja masing-masing, serta mengemukakan berbagai tantangan dalam pengelolaan pelayanan pasien di rumah sakit. Suasana pelatihan berjalan secara dinamis, komunikatif, dan kolaboratif meskipun dilaksanakan secara daring.
Kesan dan Pesan Peserta
Salah satu peserta menyampaikan,
“Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memahami peran MPP secara lebih menyeluruh, terutama dalam mengoordinasikan pelayanan pasien agar lebih terstruktur dan sesuai standar akreditasi.”
Peserta lainnya juga menyampaikan,
“Materi yang diberikan sangat relevan dengan praktik di rumah sakit, dan banyak hal yang dapat langsung kami terapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.”
Secara umum, peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta peningkatan keterampilan dalam mengelola pelayanan pasien secara efektif, termasuk dalam hal koordinasi tim, komunikasi lintas profesi, serta pengambilan keputusan dalam manajemen kasus pasien.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dalam praktik kerja sehari-hari, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit serta keselamatan pasien sesuai dengan standar akreditasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
|
|
|
|
|
|
